Panduan Pendaftaran SBMPTN 2018 Bagi Peserta Bidikmisi dan Reguler

0
101

Penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 segera dibuka dalam tujuh hari ke depan. SBMPTN tahun ini akan diselenggarakan dalam dua model Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Pendaftaran online bagi peserta SBMPTN, melalui model seleksi UTBC akan dibuka pada 5 April pukul 08.00 WIB dan ditutup pada 27 April pukul 22.00 WIB. Sementara itu, pendaftaran online UTBK baru bisa dilakukan pada 18 April.

“Pendaftaran online UTBK akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi,” demikian penjelasan panitia SBMPTN 2018 dalam laman resminya.

Mekanisme Pendaftaran Online SBMPTN 2018

Calon peserta reguler yang ingin mengikuti SBMPTN 2018 dapat melakukan pendaftaran secara online di laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Setelah mengakses laman tersebut, siswa selanjutnya memilih Menu A untuk mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP), PIN, dan Kode Pembayaran yang berlaku selama 3×24 jam.

Calon peserta kemudian diminta untuk melakukan pembayaran biaya SBMPTN. Mengutip laman resmi SBMPTN 2018, pembayaran dapat dilakukan lewat Bank Mandiri, BNI, atau BTN menggunakan KAP, PIN, dan Kode Pembayaran yang tadi sudah diperoleh.

Jika calon peserta mendatangi bank, petugas akan menerima pembayaran berdasarkan kode pembayaran. Petugas kemudian menandai (flagging) bahwa biaya seleksi untuk KAP dan PIN sudah dibayar. Nantinya, siswa akan mendapat tanda bukti pembayaran.
Setelah menerima bukti pembayaran, siswa harus melakukan login ke laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan memilih Menu B. KAP dan PIN yang sudah diperoleh dapat dipakai untuk menuntaskan proses pendaftaran.

Panduan Pendaftaran SBMPTN 2018 Bagi Peserta Bidikmisi

Sementara itu, proses pendaftaran bagi peserta Bidikmisi sedikit berbeda dengan mekanisme calon peserta reguler. Ada beberapa mekanisme bagi peserta Bidikmisi yang ingin melakukan pendaftaran online SBMPTN 2018.

Jika peserta Bidikmisi sebelumnya telah mengikuti SNMPTN namun tidak lolos, mereka tinggal melakukan proses akhir pendaftaran online SBMPTN 2018. Peserta masuk ke laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan memilih Menu B. Pendaftaran menggunakan KAP dan PIN yang sudah didapat sebelumnya.

Langkah pendaftaran tersebut berbeda dengan peserta Bidikmisi yang sebelumnya mengikuti SNMPTN dan lolos, tapi ingin mencoba SBMPTN 2018. Mereka melakukan proses pendaftaran online seperti mekanisme peserta reguler di atas.

Adapun bagi calon peserta Bidikmisi yang tidak mengikuti SNMPTN dan ingin mencoba SBMPTN diharuskan mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id terlebih dahulu. Pendaftaran Bidikmisi ini sudah dibuka sejak 15 Januari lalu.

Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan memperoleh Kartu Tanda Peserta Bidikmisi yang memuat KAP dan PIN. Kartu itu dapat dipakai mendaftar SBMPTN 2018 dan tidak harus membayar biaya seleksi.

Biaya pendaftaran SBMPTN ditanggung oleh peserta, yakni Rp200.000. Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

UTBC dan UTBK dilaksanakan pada 8 Mei 2018. Sementara itu, Ujian Keterampilan diselenggarakan pada 9 dan 11 Mei 2018. Hasil ujian akan diumumkan pada Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.