Peserta Bisa Ikut Tes SBMPTN 2 Kali

  • Whatsapp
Pemerintah membuat aturan baru dalam proses Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) yang akan berlaku sejak tahun 2019. Salah satunya, pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilakukan tes terlebih dahulu kemudian hasil tes digunakan untuk pendaftaran di universitas dan program studi yang diinginkan.

Selain itu, pada SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan. Di mana peserta diberikan kesempatan maksimal dua kali dalam mengikuti tes UTBK!

“Bila pada hari tes itu si peserta merasa nilai belum cukup, dia bisa ikut tes lagi untuk yang ke dua kali di hari berbeda. Nanti nilai tertinggi yang akan dipilih,” jelas Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam konferensi pers di Gedung Kemenristekdikti, Senin (23/10/2018).

Nasir memastikan, dalam melakukan tes UTBK yang kedua kalinya peserta akan mendapatkan soal yang berbeda. “Tapi dipastikan standar dan mode soalnya sama,” lanjutnya.

Dia menyatakan, nilai hasil tes tersebut hanya berlaku untuk pendaftaran SBMPTN di tahun yang sama. Maka jika ingin mendaftar di periode SBMPTN tahun selanjutnya, perlu melakukan tes ulang.

“Jadi nilai ini tak berlaku seterusnya, ada batasnya,” katanya.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad menambahkan, peserta akan mendapatkan nilai dari hasil tes UTBK dengan informasi apakah nilai tersebut sudah di atas rata-rata atau tidak. Selain itu, disertai informasi pada bagian topik apa yang dikuasai atau tidak oleh peserta.

“Pada waktu pertama nilainya diberikan dan itu bersifat individu. Dia bisa tahu, misal kemampuannya bagus di topik A tapi enggak di topik B. Jadi kalau ingin tingkatkan skor dia tahu apa yang perlu dipelajari dites ke dua,” jelasnya dalam kesempatan yang sama.

Adapun materi tes yang dikembangkan dalam UTBK tahun 2019 yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek atau Soshum. Jadi tak ada lagi Ujian Keterampilan (UK) bagi prodi Keolahragaan atau Seni, cukup hanya mengunggah dokumen prestasi atau portofolio.

Tes UTBK tersebut akan berlangsung selama 12 hari yakni pada Maret-Mei 2019. Tes akan diadakan sebanyak 24 kali pada jangka waktu tersebut yang dilaksanakan tiap hari Sabtu dan Minggu. 

*sumber : https://news.okezone.com/read/2018/10/22/65/1967340/peserta-bisa-ikut-tes-sbmptn-2-kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *